POLITIK
istimewa
Bangli-Mediaindonesianews.com: Upaya Pemerintah Kabupaten Bangli memperjuangkan keadilan ekologis melalui permintaan kontribusi jasa lingkungan kepada sejumlah daerah di Bali mendapat dukungan penuh dari DPRD Bangli.
Dukungan tersebut disampaikan anggota DPRD Bangli dari Partai Demokrat I Made Sudiasa menyusul langkah Bupati Bangli yang tengah memperjuangkan kompensasi atas kontribusi daerahnya dalam menjaga kawasan hutan dan sumber air bagi sejumlah wilayah di Bali.
Menurut I Made Sudiasa, Kabupaten Bangli selama ini memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menjamin ketersediaan air bagi daerah lain seperti Badung, Denpasar, Gianyar, hingga Klungkung.
“Sudah selayaknya Kabupaten Bangli diberikan keadilan atas peran-peran penting yang tidak boleh disepelekan dalam konteks pembangunan Bali,” ujarnya, Selasa (12/5).
Ia menilai kontribusi Bangli terhadap pelestarian lingkungan dan budaya Bali belum sebanding dengan manfaat ekonomi yang diperoleh daerah tersebut, terutama di sektor pariwisata.
Menurutnya, posisi Bangli sebagai daerah penyangga kawasan wisata menyebabkan ruang pengembangan pariwisata menjadi lebih terbatas dibanding kabupaten lain di Bali.
“Kabupaten yang sudah maju sektor pariwisatanya mesti memberikan kompensasi lebih kepada Bangli,” katanya.
Sudiasa juga meminta Wayan Koster untuk mengoordinasikan kabupaten/kota di Bali guna mewujudkan pemerataan manfaat ekonomi pariwisata dan keadilan pembangunan antardaerah.
Sebelumnya, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan rencana pemerintah daerah untuk mengajukan skema jasa imbal lingkungan sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bangli.
Menurut Sedana Arta, Bangli selama ini memberikan kontribusi besar terhadap pasokan air bagi sejumlah wilayah di Bali, termasuk menjaga kelestarian lingkungan yang menjadi penopang utama sektor pariwisata Pulau Dewata.
Ia mengungkapkan PAD Bangli hingga kini masih menjadi yang terendah di Bali sehingga diperlukan langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan daerah, salah satunya melalui kompensasi jasa lingkungan.
“Bangli selama ini telah memberikan kontribusi air kepada kabupaten lainnya di Bali, termasuk menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Sedana Arta.
Bupati Bangli juga menyebut kajian terkait jasa imbal lingkungan telah rampung dan selanjutnya akan diajukan ke Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.
Menurutnya, jika skema tersebut terealisasi, kontribusi terhadap peningkatan PAD Bangli akan sangat signifikan.
Selain air bawah tanah, Sedana Arta menyoroti besarnya pasokan air permukaan dari Bendungan Belok Sidan yang sumber airnya berasal dari wilayah Bangli dan dimanfaatkan daerah lain di Bali dengan debit mencapai sekitar 1,75 meter kubik per detik.
“Kami harap Pak Gubernur Bali, Bupati Gianyar, Badung, dan Pemkot Denpasar mendukung hal ini,” katanya.
Dorongan kontribusi jasa lingkungan tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya memperjuangkan keadilan ekologis dan pemerataan pembangunan di Bali, khususnya bagi daerah-daerah penyangga yang selama ini berperan menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam. (JB)