MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

POLITIK

26 April 2026,    15:06 WIB

Pemuda Aceh Soroti Ketimpangan Otsus, Dorong Audit Terbuka dan Validasi Data JKA


Fathan

Pemuda Aceh Soroti Ketimpangan Otsus, Dorong Audit Terbuka dan Validasi Data JKA

Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Ketua Umum Milenial Indonesia Aceh–Jakarta, Fariski Adwari, melontarkan kritik terhadap tata kelola Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh yang dinilai belum merata dan belum sepenuhnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah terpencil.

Pernyataan tersebut disampaikan Fariski saat berada di Gedung MPR RI, Jakarta Pusat. Ia menilai besarnya anggaran Otsus belum diiringi dengan distribusi yang adil, baik dalam pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Dana Otsus seharusnya menjadi instrumen percepatan kesejahteraan rakyat Aceh secara menyeluruh. Namun fakta di lapangan menunjukkan masih adanya disparitas yang cukup tajam antarwilayah. Ini harus menjadi evaluasi serius bagi seluruh pemangku kebijakan,” ujar Fariski, dalam keterangannya yang diterima redaksi, Minggu (26/4)

Selain menyoroti Otsus, Fariski juga menekankan pentingnya transparansi dalam pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang akan dioptimalkan kembali mulai 1 Mei 2026. Ia meminta pemerintah daerah melakukan pembenahan menyeluruh terhadap data penerima manfaat agar program tersebut tepat sasaran.

Menurutnya, validasi dan pembaruan data menjadi kunci agar tidak terjadi kesalahan distribusi manfaat. Ia juga mendorong keterbukaan akses informasi bagi publik guna memastikan akuntabilitas program.

“Kami mendorong agar data penerima JKA diperbaiki secara komprehensif—mulai dari validasi, pembaruan, hingga keterbukaan akses publik. Jangan sampai masyarakat yang berhak justru tidak terakomodasi, sementara yang tidak berhak menikmati fasilitas tersebut,” tegasnya.

Fariski menambahkan, generasi muda Aceh memiliki peran strategis dalam mengawal tata kelola anggaran daerah agar lebih transparan dan berorientasi pada keadilan sosial. Ia memastikan pihaknya akan terus melakukan kontrol sosial secara konstruktif terhadap kebijakan pemerintah.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari akademisi, aktivis, hingga pemuda—untuk terlibat aktif dalam mengawasi implementasi Dana Otsus dan program JKA agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat Aceh. (FF)