MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

NASIONAL

18 Juli 2026,    11:21 WIB

Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen ATR/BPN Tegaskan Rotasi dan Promosi untuk Wujudkan Birokrasi Adaptif


Tim Red

Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen ATR/BPN Tegaskan Rotasi dan Promosi untuk Wujudkan Birokrasi Adaptif

Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Ossy Dermawan melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 78 pejabat struktural di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Pelantikan yang berlangsung di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Jumat (17/7), menjadi bagian dari strategi reformasi sumber daya manusia (SDM) guna membangun birokrasi yang adaptif, profesional, dan berintegritas.

Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen ATR/BPN Tegaskan Rotasi dan Promosi untuk Wujudkan Birokrasi Adaptif

Sebanyak 78 pejabat yang dilantik terdiri atas delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 70 Pejabat Administrator. Proses penataan jabatan tersebut dilakukan melalui tiga pendekatan utama, yakni tour of duty (rotasi jabatan), tour of area (rotasi wilayah penugasan), dan tour of time (pembatasan masa jabatan).

Dalam sambutannya, Wamen Ossy Dermawan menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan bukan sekadar mekanisme administratif, melainkan instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas aparatur sipil negara (ASN).

"Rotasi dan promosi jabatan secara berkala tidak hanya menjamin profesionalisme berbasis sistem, tetapi juga menjadi sarana pengembangan kompetensi dan karier ASN. Hal ini penting untuk membentuk profil birokrat yang adaptif, kaya pengalaman lapangan, dan mampu melihat persoalan publik dari sudut pandang yang lebih holistik," ujar Ossy.

Ia menilai birokrasi saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan dinamis. Karena itu, setiap pejabat dituntut mampu beradaptasi dengan cepat, meningkatkan kompetensi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Menurutnya, perubahan yang berlangsung cepat tidak dapat direspons dengan pola kerja konvensional, tetapi membutuhkan semangat baru, kemampuan yang terus berkembang, serta profesionalisme dalam mengambil keputusan.

"Perubahan yang berlangsung cepat tidak dapat direspons dengan cara kerja yang biasa, melainkan membutuhkan semangat baru, kompetensi yang terus berkembang, serta kemampuan mengambil keputusan secara profesional," tegasnya.

Selain mendorong peningkatan kapasitas, Wamen ATR/Waka BPN juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan amanah sebagai pejabat publik. Ia menekankan bahwa kejujuran, dedikasi, dan integritas harus menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan maupun keputusan yang diambil ASN di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Ossy berharap para pejabat yang baru dilantik mampu memanfaatkan pengalaman, kompetensi, dan energi baru yang dimiliki untuk memperkuat organisasi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pelayanan kepada masyarakat.

"Pergunakan kompetensi, semangat, profesionalisme, dan energi baru yang Saudara miliki untuk membawa organisasi ini melangkah lebih jauh serta memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan masyarakat," pesannya.

Dalam prosesi pelantikan tersebut, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Barat, Muhamad Irdian, mewakili seluruh pejabat terlantik membacakan pakta integritas. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan.

Sementara itu, Kepala Biro Umum dan Layanan Pengadaan Awaluddin serta Kepala Biro Hukum Ahmad Suhaimi bertindak sebagai saksi dalam pengambilan sumpah jabatan. Pelantikan juga dihadiri sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Pelantikan ini menegaskan komitmen Kementerian ATR/BPN dalam memperkuat tata kelola pemerintahan melalui pengembangan SDM yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan pelayanan pertanahan serta tata ruang yang terus berkembang.***