NASIONAL
Istimewa
Samarinda-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan pentingnya peran jajaran Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam mendukung pembangunan dan investasi khususnya pasca ditetapkannya Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hal tersebut disampaikan Wamen Ossy saat memberikan arahan kepada jajaran Kanwil BPN Provinsi dan Kantor Pertanahan kabupaten/kota se-Kaltim di Kantor Pertanahan Kota Samarinda, Jumat (12/06).
Menurutnya, Kalimantan Timur kini menjadi pusat perhatian nasional maupun internasional sehingga pelayanan pertanahan dan tata ruang harus mampu memberikan kepastian hukum sekaligus mendukung percepatan pembangunan.
“ATR/BPN harus terus bisa menjadi solusi atas pembangunan di Kalimantan Timur ini. Tentunya tidak mudah di tengah berbagai regulasi, namun kita harus mengedepankan menjaga kepercayaan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan pasti,” ujar Ossy Dermawan.
Ia menegaskan, pelayanan publik merupakan tugas utama Kementerian ATR/BPN sebagaimana yang terus ditekankan Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, dalam berbagai kesempatan.
Menurut Wamen Ossy, sekitar 80 persen tugas dan fungsi Kementerian ATR/BPN berkaitan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat, sehingga kualitas pelayanan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik.
“Masyarakat akan menilai kualitas layanan berdasarkan kemudahan, kecepatan, dan kepastian dalam mengurus layanan pertanahan,” katanya.
Dalam arahannya, Wamen Ossy meminta seluruh jajaran terus melakukan inovasi pelayanan sesuai kebutuhan daerah masing-masing, termasuk memperbaiki berbagai aspek layanan yang masih perlu ditingkatkan.
“Saya meminta kepada seluruh jajaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kita lakukan inovasi-inovasi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Kita cari area-area mana lagi yang bisa kita perbaiki dari sisi pelayanan,” tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Wamen Ossy turut didampingi Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Timur, Shamy Ardian, dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Samarinda, Ceto Subagiyo.
Selain memberikan arahan, Wamen Ossy juga meninjau langsung loket pelayanan di Kantor Pertanahan Kota Samarinda guna memastikan proses pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.
Di hadapan masyarakat yang tengah mengurus layanan pertanahan, Wamen Ossy meminta dukungan serta masukan terkait kualitas pelayanan yang diberikan jajaran ATR/BPN.
“Mohon dukungannya terus untuk kami. Kalau ada permasalahan pertanahan tak usah lewat orang lain, langsung saja datang ke kantornya supaya lebih mudah dimengerti daripada melalui pihak lain,” ujarnya kepada para pemohon.
Pada kesempatan tersebut, Wamen Ossy juga menyerahkan sebanyak 15 sertipikat tanah kepada masyarakat. Sertipikat yang diserahkan terdiri dari sertipikat hasil Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) serta sertipikat tanah wakaf.
Penyerahan sertipikat tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian hukum hak atas tanah bagi masyarakat sekaligus mendukung tertib administrasi pertanahan di Kalimantan Timur.***