MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

NASIONAL

02 April 2026,    09:32 WIB

Wamen ATR/BPN Dukung Pengembangan TSTH2 di Danau Toba, Tekankan Kepastian Tanah dan Tata Ruang


Tim Red

Wamen ATR/BPN Dukung Pengembangan TSTH2 di Danau Toba, Tekankan Kepastian Tanah dan Tata Ruang

istimewa

Sumut-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan kawasan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Rabu (1/4).

Wamen ATR/BPN Dukung Pengembangan TSTH2 di Danau Toba, Tekankan Kepastian Tanah dan Tata Ruang

Dukungan tersebut disampaikan dalam rapat pembahasan pengembangan pertanian berbasis kecerdasan buatan di kawasan Institut Teknologi Del. Menurut Ossy, kepastian tata ruang dan status hukum atas tanah menjadi faktor utama dalam mendukung pengembangan kawasan riset tersebut.

“Kementerian ATR/BPN mendukung penuh upaya kemandirian pangan. Kepastian tata ruang dan kepastian atas tanah menjadi aspek utama yang akan kami berikan,” ujarnya.

Kawasan TSTH2 dirancang sebagai pusat riset terintegrasi yang berfokus pada pengembangan bibit unggul serta budidaya tanaman hortikultura dan herbal. Kawasan ini diharapkan mampu mendorong inovasi berbasis sains sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Ossy menekankan pentingnya pendekatan berbasis data dalam pengambilan kebijakan pembangunan. Ia mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh Institut Teknologi Del dalam menghadirkan kawasan riset tersebut.

“Setiap kebijakan harus berbasis data dan riset, bukan sekadar asumsi,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Panjaitan, juga menegaskan pentingnya riset dalam mendukung ketahanan nasional, khususnya di sektor pangan.

“Semua harus berbasis studi dan data agar kebijakan yang diambil tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menilai berbagai komponen pendukung pengembangan TSTH2 telah tersedia, sehingga diperlukan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan implementasi berjalan optimal.

Usai rapat, Wamen ATR/BPN bersama Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki dan sejumlah perwakilan kementerian/lembaga meninjau fasilitas greenhouse pembibitan di kawasan tersebut.

Di lokasi itu, dikembangkan berbagai komoditas hortikultura dan tanaman herbal, seperti kentang, bawang, cabai, serta tanaman obat, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis inovasi dan teknologi.

Pengembangan TSTH2 di kawasan Danau Toba diharapkan menjadi model integrasi riset, teknologi, dan pertanian yang berkelanjutan di Indonesia. ***