NASIONAL
istimewa
Semarang-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengingatkan para pejabat negara untuk menjunjung tinggi prinsip keadilan dalam menjalankan kepemimpinan. Pesan tersebut disampaikannya dalam tausiah pada acara silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar Ketua Komisi II DPR RI di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (7/3).
Dalam tausiah menjelang azan Magrib, Nusron menegaskan bahwa keadilan merupakan kunci utama dalam kepemimpinan. Ia mengingatkan agar para pemimpin tidak mengambil keputusan berdasarkan sentimen pribadi.
“Kalau kita sedang menjadi pemimpin maka kata kunci yang paling pertama adalah keadilan. Yang namanya adil tidak boleh prejudice, tidak boleh menggunakan perasaan,” ujarnya.
Menurut Nusron, keputusan yang dipengaruhi oleh kedekatan emosional, seperti kesamaan latar belakang organisasi kemasyarakatan maupun organisasi kemahasiswaan, berpotensi mengganggu objektivitas seorang pemimpin.
Karena itu, ia menilai seorang pemimpin perlu menjaga jarak dari kepentingan pribadi agar dapat bersikap adil dalam setiap kebijakan yang diambil.
“Karena keadilan ini sangat penting. Salah satu definisi keadilan itu adalah kehati-hatian dalam mengambil keputusan,” kata Nusron.
Ia juga menambahkan bahwa kebijakan pemerintah harus memberikan kemudahan serta manfaat bagi masyarakat luas, sehingga kehadiran negara dapat dirasakan secara nyata oleh publik.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda menyoroti pentingnya merumuskan kebijakan yang aplikatif, efektif, dan efisien, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia menilai tingginya ketergantungan fiskal pemerintah daerah terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) perlu menjadi refleksi untuk mendorong kemandirian daerah.
Acara silaturahmi dan buka puasa bersama tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Rahmat Bagja, para bupati dan wali kota se-Jawa Tengah, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, serta keluarga besar Himpunan Mahasiswa Islam dan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam.
Dalam kesempatan tersebut, Nusron hadir didampingi Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Lampri, Kepala Biro Organisasi, Tata Laksana, dan Manajemen Risiko (Ortala MR) Einstein Al Makarima Mohammad, serta Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah Kartono Agustiyanto.**