MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

NASIONAL

24 Februari 2026,    12:36 WIB

Gantikan I Made Daging, Eko Priyanggodo Pimpin Kanwil ATR/BPN Bali


JroBudi

Gantikan I Made Daging, Eko Priyanggodo Pimpin Kanwil ATR/BPN Bali

Istimewa

Denpasar-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali melakukan rotasi dan mutasi pejabat sebagai bagian dari penguatan organisasi dan peningkatan kinerja pelayanan publik. Dalam rotasi terbaru, Eko Priyanggodo resmi dilantik sebagai Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Bali.

Ia menggantikan I Made Daging yang mendapat amanah baru sebagai Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan pada Direktorat Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan. Jabatan tersebut sebelumnya juga pernah diemban Eko Priyanggodo sebelum rotasi kali ini.

Penunjukan Eko dinilai sebagai bentuk kepercayaan pimpinan ATR/BPN untuk memimpin BPN Bali, salah satu wilayah strategis dengan dinamika pertanahan yang kompleks. Provinsi Bali menghadapi tantangan pertanahan yang berkaitan dengan investasi, sektor pariwisata, hingga penguatan kepastian hukum hak atas tanah masyarakat.

Eko Priyanggodo merupakan aparatur sipil negara yang telah lama berkarier di lingkungan BPN. Lulusan pendidikan pertanahan (A.Ptnh.) dan Magister Hukum (M.H.) ini juga mengantongi sertifikasi Qualified Chief Risk Officer (QCRO), yang mencerminkan kompetensi di bidang manajemen risiko dan pengendalian organisasi.

Sepanjang kariernya, ia telah menempati berbagai jabatan strategis, baik di daerah maupun pusat. Pengalamannya sebagai Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan menjadi bekal penting dalam memahami dinamika konflik agraria serta mekanisme penyelesaiannya.

Pengalaman tersebut dinilai relevan untuk memperkuat kinerja Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali, terutama dalam pencegahan sengketa, peningkatan kualitas layanan, serta mendukung program strategis nasional seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan transformasi digital layanan pertanahan.

Sebagai pimpinan wilayah, Eko diharapkan mampu membangun sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta para pemangku kepentingan lainnya guna mewujudkan tata kelola pertanahan yang transparan, profesional, dan berkeadilan di Bali. (JroBudi)