MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

KABAR DAERAH

18 Juli 2026,    11:18 WIB

350 Taruna Baru Segera Dipilih, Seleksi Politeknik Agraria STPN Masuki Tahap Penentuan


Tim Red

350 Taruna Baru Segera Dipilih, Seleksi Politeknik Agraria STPN Masuki Tahap Penentuan

Istimewa

Yogya-Mediaindonesianews.com:– Proses Seleksi Penerimaan Taruna Baru (PTB) Politeknik Agraria STPN Tahun Akademik 2026/2027 memasuki tahap krusial. Setelah dinyatakan lulus ujian Computer Based Test (CBT), ratusan calon taruna dan taruni kini mengikuti rangkaian seleksi lanjutan yang menjadi penentu untuk memperebutkan 350 kursi pendidikan di bawah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

350 Taruna Baru Segera Dipilih, Seleksi Politeknik Agraria STPN Masuki Tahap Penentuan

Tahap seleksi saat ini memasuki sesi wawancara yang bertujuan menggali aspek kepribadian, motivasi, kemampuan komunikasi, serta kesiapan peserta menjalani pendidikan kedinasan di Politeknik Agraria STPN.

Sebelumnya, para peserta telah melewati serangkaian seleksi selama 13–15 Juli 2026 yang meliputi tes kesamaptaan, pemeriksaan kesehatan, dan tes psikologi. Seluruh tahapan tersebut menjadi bagian dari proses penjaringan calon taruna yang memiliki kompetensi akademik maupun kesiapan fisik dan mental.

Salah satu peserta, Dimas Badrikawi Starautomo (19), asal Kota Malang, Jawa Timur, mengaku bersyukur berhasil melewati seluruh tahapan awal hingga berhak mengikuti wawancara.

350 Taruna Baru Segera Dipilih, Seleksi Politeknik Agraria STPN Masuki Tahap Penentuan

"Saya merasa bersyukur sudah bisa melalui tahapan tes kesamaptaan, kesehatan, dan psikologi selama tiga hari kemarin, dan ternyata saya bisa sampai ke tahapan wawancara ini," ujarnya.

Dimas yang memilih Program Studi Manajemen Penataan Ruang berharap dapat lolos hingga resmi menjadi taruna Politeknik Agraria STPN. Meski mengaku masih merasakan sedikit rasa gugup, ia tetap optimistis menghadapi tahapan akhir seleksi.

Optimisme serupa disampaikan Aurelia Nidya Prasetyo (19), calon taruni asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang memilih Program Studi Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah (KMPT).

Menurutnya, setiap tahapan seleksi memberikan pengalaman berharga karena menguji kemampuan yang berbeda, mulai dari kondisi fisik hingga kesiapan mental.

"Awalnya tentu saya merasa deg-degan saat akan mengikuti wawancara. Namun, setelah berada di ruang wawancara, saya mulai merasa lebih rileks dan bisa menjawab semua pertanyaan dengan baik," kata Aurelia.

Politeknik Agraria STPN menegaskan seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif dan transparan guna menghasilkan calon taruna dan taruni terbaik yang siap menjadi sumber daya manusia profesional di bidang pertanahan dan tata ruang.

Pembantu Ketua II Bidang Administrasi Umum Politeknik Agraria STPN, Widhiana Hestining Puri, mengatakan proses seleksi tahun ini akan menjaring 350 calon taruna dan taruni yang berasal dari jalur umum, tugas belajar, serta kerja sama dengan pemerintah daerah.

"Kami akan menjaring 350 calon taruna/i yang terdiri dari tugas belajar, jalur umum dan juga kerja sama pemerintah daerah yang nantinya akan diumumkan pada 22 Juli 2026," ujarnya.

Setelah pengumuman hasil seleksi, peserta yang dinyatakan lulus diwajibkan melakukan daftar ulang secara daring sebelum memasuki asrama pada 21 Agustus 2026.

Selanjutnya, para taruna dan taruni baru akan mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Taruna Baru (PKKTB) pada 24–27 Agustus 2026, sebelum resmi memulai perkuliahan pada 31 Agustus 2026.

Sebagai perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian ATR/BPN, Politeknik Agraria STPN terus menjadi salah satu institusi yang berperan dalam mencetak tenaga profesional di bidang pertanahan dan tata ruang. Melalui proses seleksi yang ketat, kampus ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten untuk mendukung pelayanan pertanahan, reforma agraria, dan penataan ruang di Indonesia.***