KABAR DAERAH
istimewa
Bangli-Mediaindonesianews.com: Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 RSUD Bangli berlangsung meriah di BayuFit Sport Center, Desa Bebalang, Kabupaten Bangli, Minggu (5/7). Selain diisi berbagai kegiatan apresiasi bagi pegawai, puncak perayaan juga menyita perhatian lewat fashion show bertema daur ulang, di mana para peserta tampil mengenakan busana kreatif berbahan dasar koran bekas.
Setiap peserta diberi kebebasan merancang kostum sesuai kreativitas masing-masing. Penampilan unik tersebut mengundang antusiasme para tamu undangan dan pegawai rumah sakit yang memadati lokasi acara.
Direktur RSUD Bangli dr. Dewa Gede Oka Darsana mengatakan, peringatan HUT ke-68 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Menurutnya, selama beberapa tahun terakhir RSUD Bangli terus melakukan berbagai pembenahan, mulai dari penguatan tata kelola sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), pengembangan layanan spesialistik, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, digitalisasi pelayanan, hingga penguatan budaya keselamatan pasien.
"Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan pemerintah dan seluruh pihak. Namun tantangan pelayanan kesehatan ke depan masih sangat besar. Momentum HUT ini menjadi pengingat agar kami terus berbenah, berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tata kelola yang akuntabel, serta membangun kepercayaan masyarakat," ujar dr. Oka Darsana.
Sebelum puncak perayaan, RSUD Bangli juga menggelar berbagai kegiatan sosial pada Jumat (3/7), di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, pemberian bantuan kepada pasien penyakit berat, penyandang disabilitas, serta keluarga penerima manfaat dari kategori masyarakat kurang mampu.
Ketua Panitia HUT RSUD Bangli I Putu Arsila menjelaskan, kegiatan donor darah diikuti 50 orang pendaftar. Namun setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan, hanya 37 peserta yang dinyatakan memenuhi syarat untuk mendonorkan darah.
"Kami berhasil mengumpulkan 37 kantong darah. Sisanya tidak dapat mendonor karena kondisi kesehatannya belum memenuhi persyaratan," jelas Arsila.
Rangkaian kegiatan juga diisi seminar mengenai tata kelola BLUD dan penguatan kerja sama kelembagaan dengan menghadirkan narasumber dari Universitas Warmadewa serta Kejaksaan Negeri Bangli.
Di sela-sela kegiatan, isu pembangunan fasilitas parkir RSUD Bangli turut menjadi perhatian. Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli Dewa Bagus Riana Putra, yang hadir mewakili Bupati Bangli, memastikan dukungan pemerintah daerah terhadap pembangunan areal parkir rumah sakit.
Menurutnya, kebutuhan lahan parkir sudah sangat mendesak seiring meningkatnya jumlah pasien dan pengunjung yang datang setiap hari.
"Dari sisi penganggaran BLUD, pembiayaan pembangunan areal parkir sudah siap dialokasikan. Fasilitas ini memang menjadi kebutuhan mendesak agar pelayanan rumah sakit semakin optimal," kata Sekda.
Sementara itu, Direktur RSUD Bangli mengungkapkan proses pengadaan proyek telah memasuki tahap penetapan pemenang tender. Pihaknya menargetkan pembangunan areal parkir baru dapat diselesaikan pada November 2026, sehingga mampu mengurangi kepadatan kendaraan yang selama ini menjadi salah satu keluhan masyarakat.
Dengan mengusung tema pelayanan yang profesional dan berorientasi pada masyarakat, HUT ke-68 RSUD Bangli tidak hanya menjadi ajang perayaan internal, tetapi juga mempertegas komitmen rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Bangli tersebut dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan serta memperkuat peran sosial di tengah masyarakat. (JB)