KABAR DAERAH
istimewa
Taput-Mediaindonesianews.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Sumatra Utara menyerahkan kunci hunian tetap (Huntap) beserta paket perabotan rumah tangga kepada warga terdampak bencana di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting, Senin (8/6).
Penyerahan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., bersama Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Sumatra Utara, Mujianto.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas PerkimLindup, Kepala Pelaksana BPBD, Kabag Pembangunan, Camat Adian Koting, Kepala Desa Dolok Nauli, pengurus Yayasan Buddha Tzu Chi Sumatra Utara, serta puluhan keluarga penerima manfaat.
Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Sumatra Utara, Mujianto, mengatakan sebanyak 70 kepala keluarga telah menerima kunci rumah lengkap dengan fasilitas dasar hunian pada tahap awal penyerahan.
Menurutnya, pembangunan 103 unit huntap di kawasan tersebut didanai oleh sumbangan keluarga besar Maruarar Sirait, sementara Yayasan Buddha Tzu Chi bertindak sebagai pelaksana teknis, pembina, dan pengawas pembangunan sejak awal hingga selesai.
“Untuk tahap awal ini sebanyak 70 KK telah menerima kunci rumah beserta fasilitas pendukung di dalam hunian,” ujar Mujianto.
Selain rumah, warga juga menerima bantuan perabotan berupa satu set sofa ruang tamu dan satu set meja makan dari Yayasan Buddha Tzu Chi.
Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan huntap bagi masyarakat terdampak bencana.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara akan terus melanjutkan pembangunan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) di kawasan Huntap Dolok Nauli melalui APBD kabupaten.
Beberapa fasilitas yang sedang dipersiapkan antara lain akses jalan lingkungan, pengamanan kontur lahan, jaringan listrik, dan sistem air bersih.
“Kami bersyukur masyarakat kini memiliki hunian yang layak dan aman. Pemerintah daerah juga terus berupaya melengkapi berbagai fasilitas penunjang agar kawasan ini benar-benar nyaman untuk dihuni,” kata Deni.
Dalam arahannya kepada warga, Wakil Bupati meminta masyarakat menjaga kekompakan, keamanan, dan kebersihan lingkungan secara gotong royong agar kawasan huntap dapat berkembang menjadi lingkungan percontohan.
“Kami meminta seluruh warga di sini untuk saling mengasihi sebagai satu keluarga baru. Jaga keamanan, rawat kebersihan lingkungan secara bergotong royong, dan hindari konflik sosial,” ujarnya.
Ia juga meminta Camat Adian Koting dan Kepala Desa Dolok Nauli segera mengoordinasikan pembentukan kepala lingkungan atau ketua blok guna mempermudah koordinasi kebersihan, keamanan, dan tata ruang kawasan perumahan.
Pemkab Taput berharap kawasan Huntap Dolok Nauli ke depan dapat berkembang menjadi desa percontohan dalam penataan lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat pascabencana.(LS)