MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

KABAR DAERAH

24 April 2026,    22:46 WIB

TNI Kawal Percepatan Koperasi Merah Putih di Gianyar, Fokus Penentuan Lokasi Gerai Desa


JroBudi

TNI Kawal Percepatan Koperasi Merah Putih di Gianyar, Fokus Penentuan Lokasi Gerai Desa

istimewa

Gianyar-Mediaindonesianews.com: Keterlibatan TNI dalam mendukung program strategis pemerintah kembali terlihat di tingkat desa. Komando Rayon Militer melalui Koramil 1616-04/Blahbatuh aktif mengawal percepatan pembentukan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Gianyar.

TNI Kawal Percepatan Koperasi Merah Putih di Gianyar, Fokus Penentuan Lokasi Gerai Desa

Hal ini ditunjukkan saat Danramil 1616-04/Blahbatuh, I Wayan Sudana, mewakili Kodim 1616/Gianyar menghadiri Musyawarah Desa (Musdes) di Aula Kantor Desa Bedulu, Kamis (23/4/2026). Agenda utama musyawarah adalah penentuan titik lokasi pembangunan gerai koperasi sebagai bagian dari program nasional penguatan ekonomi desa.

Dalam forum tersebut, Danramil menegaskan bahwa program Koperasi Merah Putih merupakan upaya pemerintah pusat untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. TNI, kata dia, mendapat tugas membantu percepatan realisasi program, terutama dalam memastikan kesiapan lahan sebagai faktor utama pembangunan gerai.

“Peran kami adalah memastikan sinergi antara pemerintah dan masyarakat berjalan baik, sehingga program ini bisa segera dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujarnya.

Di Kabupaten Gianyar sendiri, hingga saat ini baru terealisasi 13 titik gerai dari total 70 desa dan kelurahan. Ketersediaan dan kelayakan lahan menjadi kendala utama dalam percepatan program tersebut.

Musdes yang dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta pengurus koperasi berlangsung dinamis. Hasilnya, peserta sepakat bahwa lokasi awal di lahan UPT Perkebunan Provinsi Bali dinilai kurang representatif. Sebagai alternatif, diusulkan lahan milik PDAM Kabupaten Gianyar yang dianggap lebih strategis untuk kegiatan usaha.

Menindaklanjuti keputusan tersebut, Danramil bersama pengurus koperasi langsung melakukan peninjauan ke lokasi yang diusulkan. Lahan seluas sekitar 18 x 15 meter tersebut dinilai memiliki potensi, meski saat ini masih terdapat fasilitas penampungan air milik PDAM.

Kehadiran TNI dalam proses ini menegaskan peran tidak hanya pada aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan di wilayah. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu mempercepat realisasi gerai Koperasi Merah Putih sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.(JB)