KABAR DAERAH
Istimewa
Batam-Mediaindonesianews.com: Bupati Tapanuli Utara (Taput), Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, menekankan pentingnya inovasi pembiayaan serta peran aktif pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata dan investasi daerah.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Implementasi dan Tindak Lanjut Penyelenggaraan Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) yang digelar Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia di Hotel AsiaLink, Batam. Pertemuan ini menjadi forum koordinasi antardaerah untuk memperkuat akses investasi melalui kolaborasi dengan mitra internasional, termasuk International Business Association (IBA).
Dalam forum tersebut, Bupati yang akrab disapa JTP Hutabarat menyampaikan bahwa pengembangan pariwisata tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada sektor swasta, terutama pada tahap awal pembangunan.
“Pemerintah daerah perlu hadir sebagai penggerak utama dengan memberikan stimulus melalui APBD untuk membangun fasilitas dan menghidupkan kegiatan pariwisata,” ujarnya, Jum’at (17/4).
Ia menilai, dukungan pembiayaan dari pemerintah daerah setidaknya pada tahap awal akan menjadi pemicu masuknya investasi swasta ke sektor tersebut. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya sinkronisasi kebijakan lintas kementerian agar pembangunan infrastruktur pariwisata berjalan selaras dengan promosi daerah.
Dalam aspek pembiayaan pembangunan, Bupati JTP Hutabarat turut mengangkat alternatif skema pendanaan infrastruktur melalui PT Sarana Multi Infrastruktur. Menurutnya, skema tersebut dinilai lebih efisien dibandingkan pembiayaan melalui perbankan konvensional.
Ia menjelaskan bahwa mekanisme pembiayaan melalui PT SMI memberikan kemudahan dalam pengelolaan keuangan daerah karena terintegrasi dengan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), sehingga lebih terukur dalam proses pencairan dana.
Selain mengikuti forum, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga mengambil langkah strategis dengan menyiapkan ruang gerai pada gedung PPID sebagai etalase potensi daerah. Keberadaan gerai ini diharapkan dapat memperluas akses pasar produk unggulan daerah, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ke pasar internasional.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Tapanuli Utara, Henry M. M. Sitompul, serta jajaran perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Penanaman Modal dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Melalui forum ini, pemerintah daerah berharap implementasi kerja sama investasi dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (LS)