MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

KABAR DAERAH

12 Februari 2026,    00:37 WIB

ANRI Sebut Restorasi Arsip Pascabencana Bagian dari Ketahanan Nasional


Tim Red

ANRI Sebut Restorasi Arsip Pascabencana Bagian dari Ketahanan Nasional

istimewa

Medan-Mediaindonesianews.com: Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Mego Pinandito, menegaskan bahwa penyelamatan arsip pertanahan pascabencana merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional. Pernyataan itu disampaikan saat Penyerahan Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) dalam program Kuliah Kerja Nyata Pertanahan dan Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP) Tahun Akademik 2025/2026 di Aula Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara, Selasa (10/02).

Sebanyak 30 Taruna/i STPN diterjunkan untuk mempercepat restorasi arsip pertanahan milik Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak bencana. Proses pemulihan sementara dipusatkan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menyusul kerusakan arsip akibat banjir dan lumpur.

“Penyelamatan arsip pascabencana dapat menjadi bagian dari ketahanan nasional. Tidak harus mengangkat senjata, tetapi dengan memperbaiki arsip-arsip pertanahan, kalian ikut memperkuat barisan bangsa,” ujar Mego Pinandito di hadapan para taruna.

Ia menekankan bahwa arsip pertanahan memiliki nilai strategis karena berkaitan langsung dengan kepastian hukum, hak perdata, serta perlindungan hak milik masyarakat. Oleh sebab itu, proses restorasi harus dilakukan secara teliti, cermat, dan melibatkan sinergi lintas instansi.

Menurut Mego, keterlibatan taruna/i STPN dalam proses restorasi bukan hanya mempercepat pemulihan dokumen, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembentukan sumber daya manusia (SDM) pertanahan yang tangguh dan berintegritas.

“Kami berharap kesempatan ini dimanfaatkan untuk belajar langsung di lapangan, memahami pentingnya kesiapsiagaan, serta membangun komitmen dalam memperjuangkan hak masyarakat melalui arsip yang terpelihara,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Umum dan Layanan Pengadaan Kementerian ATR/BPN, Awaludin, mengingatkan bahwa tantangan di lapangan tidak ringan. Arsip yang akan dipulihkan dalam kondisi bercampur lumpur dan terdampak genangan banjir, sehingga membutuhkan ketekunan serta koordinasi intensif dengan berbagai pihak.

“Tolong jalankan tugas dengan sepenuh hati dan jaga etika. Insyaallah dalam waktu sekitar empat bulan, kita berharap seluruh arsip terdampak dapat terselesaikan dengan baik,” ujar Awaludin.

Program restorasi ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian ATR/BPN dalam menjaga keberlanjutan sistem administrasi pertanahan, khususnya di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi. Selain mempercepat pemulihan data, kegiatan ini diharapkan membentuk karakter profesional dan kepekaan sosial para calon aparatur pertanahan.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara Sri Pranoto, Kepala Kanwil BPN Provinsi Aceh Arinaldi, Ketua STPN Sri Yanti Achmad, Kepala Kantah Kota Langsa Dedi Rahmat Sukarya, serta sejumlah pejabat administrator dan kepala kantor pertanahan se-Sumatera Utara.