MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

KABAR DAERAH

24 Januari 2026,    00:48 WIB

Pengalaman Warga Jadi Bukti Transformasi Layanan ATR/BPN Kian Efektif


Tim Red

Pengalaman Warga Jadi Bukti Transformasi Layanan ATR/BPN Kian Efektif

Istimewa

Bogor-Mediaindonesianews.com: Transformasi layanan pertanahan yang dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Berbagai inovasi layanan, khususnya dalam penyediaan informasi dan penyederhanaan prosedur, dinilai membuat pengurusan administrasi pertanahan menjadi lebih mudah, cepat, dan tidak berbelit-belit.

Hal tersebut terungkap dari testimoni sejumlah pengunjung booth Kementerian ATR/BPN pada kegiatan di Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (21/1).

Salah satu pengunjung, Dewi, pegawai Kementerian Pertahanan, menceritakan pengalamannya saat mengurus perubahan status sertipikat tanah dari hasil pelunasan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi Sertipikat Hak Milik (SHM). Ia mengaku awalnya memiliki kekhawatiran prosesnya akan rumit dan memakan waktu.

“Awalnya saya pikir ribet dan lama. Tapi setelah datang langsung dan mengurus sendiri, ternyata prosesnya sekarang jauh lebih mudah,” ujar Dewi.

Menurutnya, kemudahan tersebut tidak lepas dari keterbukaan informasi yang semakin luas melalui berbagai kanal digital. Informasi mengenai persyaratan, alur layanan, hingga estimasi waktu pengurusan dapat diakses masyarakat sebelum datang ke kantor pertanahan.

“Sekarang informasinya jelas dan gampang dicari. Banyak juga di media sosial seperti Instagram dan TikTok. Jadi sebelum mengurus, kita sudah tahu apa saja yang harus disiapkan,” jelasnya.

Meski mengapresiasi perbaikan layanan, Dewi berharap inovasi tersebut terus dikembangkan, khususnya untuk menjangkau wilayah yang masih menghadapi persoalan administrasi pertanahan. Ia menilai masih diperlukan upaya lanjutan untuk menekan potensi tumpang tindih kepemilikan dan sertipikat ganda di daerah yang belum tertata secara optimal.

Apresiasi serupa juga disampaikan Mardiantoro, pengunjung lainnya. Ia menilai pola komunikasi layanan pertanahan saat ini lebih terbuka dan mudah dipahami oleh masyarakat. Menurutnya, pendekatan yang informatif dan tidak berbelit-belit memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemohon layanan.

“Sekarang lebih komunikatif dan jelas. Harapannya, pelayanan yang sudah baik ini bisa dipertahankan dan terus ditingkatkan,” pungkasnya.

Peningkatan kualitas layanan ini mencerminkan komitmen Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan pelayanan publik yang transparan, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sejalan dengan agenda reformasi birokrasi dan transformasi digital di sektor pertanahan.***