MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

KABAR DAERAH

22 Januari 2026,    09:47 WIB

Digitalisasi Layanan Pertanahan Dorong Kemandirian Warga, Pemohon Apresiasi Sistem ATR/BPN


Tim Red

Digitalisasi Layanan Pertanahan Dorong Kemandirian Warga, Pemohon Apresiasi Sistem ATR/BPN

istimewa

Semarang-Mediaindonesianews.com: Transformasi digital yang diterapkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Sejumlah pemohon di Kantor Pertanahan Kota Semarang menilai layanan pertanahan kini semakin cepat, transparan, dan informatif berkat pemanfaatan sistem digital, khususnya melalui aplikasi Sentuh Tanahku.

Peningkatan kualitas layanan tersebut dirasakan mulai dari kejelasan informasi hingga kepastian waktu proses permohonan. Masyarakat tidak lagi harus menunggu lama atau datang berulang kali ke kantor pertanahan hanya untuk mengetahui status berkas.

Salah satu pemohon, Galuh (43), warga Kecamatan Candisari, menyampaikan bahwa sistem pelayanan saat ini jauh lebih jelas dibandingkan sebelumnya. Menurutnya, setiap kekurangan berkas dapat diketahui dalam waktu singkat melalui sistem.

“Sekarang kalau ada kekurangan berkas, satu dua hari sudah langsung diinformasikan lewat sistem. Jadi kita tahu posisi dan status pengajuan kita,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Alfie (55), pemohon asal Kecamatan Semarang Barat. Ia menilai layanan berbasis digital membuat proses koreksi berkas lebih efisien dan mengurangi ketergantungan pada layanan manual. “Sekarang koreksinya online, jadi kita bisa langsung tahu diterima atau ditolak tanpa harus bolak-balik ke kantor,” katanya.

Pemanfaatan sistem digital dinilai memberi kemudahan sekaligus efisiensi waktu dan tenaga bagi masyarakat. Seluruh informasi terkait proses layanan dapat diakses secara mandiri melalui aplikasi, sehingga pemohon dapat memantau perkembangan permohonan kapan pun diperlukan.

Lebih dari itu, kemudahan layanan juga mendorong meningkatnya kemandirian masyarakat dalam mengurus administrasi pertanahan. Alfie yang berprofesi sebagai notaris mengungkapkan, kini semakin banyak warga yang datang langsung ke Kantor Pertanahan untuk mengurus keperluan tanahnya sendiri.

“Sekarang masyarakat sudah berani dan mau mengurus sendiri. Kalau dulu kebanyakan lewat notaris, sekarang masyarakatnya langsung datang,” ungkapnya.

Peningkatan kualitas pelayanan di loket ATR/BPN, yang ditopang oleh sistem digital dan keterbukaan informasi, dinilai menjadi faktor penting dalam menumbuhkan kepercayaan publik. Pelayanan yang cepat, pasti, dan mudah diakses ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang pertanahan.***