KABAR DAERAH
Istimewa
Badung-Mediaindonesianews.com: Upaya memutus rantai penyalahgunaan narkoba di Bali terus diperkuat dari tingkat akar rumput. Grow Rehab, rumah pemulihan adiksi dan kesehatan mental, resmi melakukan soft opening di Jalan Tanah Putih Nomor 27, Banjar Baler Pasar, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Senin (19/1/2026).
Kehadiran Grow Rehab di wilayah desa ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses rehabilitasi berbasis komunitas, sekaligus mendekatkan layanan pemulihan bagi generasi muda dan masyarakat yang membutuhkan penanganan adiksi secara komprehensif.
Kepala Cabang Grow Rehab, I Made Darma Diatmika, menegaskan bahwa rumah pemulihan ini dirancang dengan pendekatan holistik, tidak hanya fokus pada aspek medis, tetapi juga pemulihan mental, sosial, dan spiritual klien.
“Kami membuka Grow Rehab dengan kesiapan profesional. Tujuannya membantu individu yang mengalami ketergantungan narkoba dan zat adiktif lainnya agar dapat pulih secara fisik dan mental, serta kembali berfungsi normal di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurut Darma Diatmika, dukungan lingkungan sosial, keluarga, dan komunitas desa menjadi faktor penting dalam proses pemulihan. Karena itu, Grow Rehab membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, desa adat, dan instansi terkait.
Sementara itu, Konselor Adiksi Grow Rehab, M. Fadil, menjelaskan bahwa layanan yang disediakan cukup lengkap, mulai dari konsultasi awal, skrining dan asesmen, tes urin, pemeriksaan kesehatan fisik dan mental, konseling individu dan kelompok, pendampingan pemulihan, hingga layanan rawat inap dan rawat jalan.
“Program pemulihan di Grow Rehab menggunakan metode Satu Nusa Holistic Therapy dan dijalankan oleh tim multidisiplin yang terdiri dari tenaga medis, psikolog, dokter umum, psikiater, serta konselor adiksi berpengalaman,” jelasnya.
Grow Rehab juga menargetkan pengembangan layanan lanjutan dan kerja sama lintas sektor untuk memperluas jangkauan rehabilitasi di Bali, sekaligus meningkatkan kualitas pemulihan yang berkelanjutan bagi para klien.
Soft opening Grow Rehab ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Kepala BNNK Badung, Camat Abiansemal, Perbekel Darmasaba, Bendesa Adat Darmasaba, serta Kepala UPTD III Puskesmas Darmasaba. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan komitmen bersama dalam mendukung rehabilitasi adiksi sebagai bagian dari upaya penyelamatan generasi muda.
Langkah Grow Rehab sejalan dengan program nasional Asta Cita poin ketujuh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam memperkuat ketahanan sosial dan penanggulangan narkoba berbasis pencegahan serta pemulihan. (JroBudi)