MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

KABAR DAERAH

18 Desember 2025,    09:26 WIB

Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Gianyar, Babinsa Desa Lebih Gerak Cepat Bantu Warga


JroBudi

Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Gianyar, Babinsa Desa Lebih Gerak Cepat Bantu Warga

istimewa

Gianyar-Mediaindonesianews.com: Cuaca ekstrem berupa hujan deras berkepanjangan menyebabkan bencana tanah longsor di wilayah Desa Lebih, Kecamatan/Kabupaten Gianyar, Rabu (17/12) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada pelinggih (tempat suci) dan tembok penyengker milik warga.

Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Gianyar, Babinsa Desa Lebih Gerak Cepat Bantu Warga

Longsor terjadi di pekarangan rumah I Made Murah (55), warga Banjar Lebih Duur Kaja. Akibatnya, tembok penyengker jebol dan tujuh unit pelinggih roboh setelah terdorong material tanah yang longsor ke arah timur.

Mendapatkan laporan kejadian, Babinsa Desa Lebih Koramil 1616-01/Gianyar, Serka I Wayan Suama, langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengecekan kondisi serta membantu penanganan awal bersama unsur terkait.

Berdasarkan keterangan korban dan saksi, Ni Made Ganti (54), kejadian berlangsung sekitar pukul 03.00 Wita. Saat itu, terdengar suara gemuruh keras dari arah pekarangan rumah sebelum diketahui terjadi longsor yang merusak bangunan suci tersebut.

Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Gianyar, Babinsa Desa Lebih Gerak Cepat Bantu Warga

Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada Kelian Dinas Banjar Lebih Duur Kaja, Babinsa Desa Lebih, serta Bhabinkamtibmas. Piket fungsi Polsek Gianyar turut mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan pendataan dan langkah awal penanganan.

Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta. Penyebab longsor diduga kuat akibat tingginya curah hujan yang membuat struktur tanah menjadi labil.

Babinsa Desa Lebih mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, khususnya tanah longsor, mengingat kondisi cuaca yang masih ekstrem. Warga juga diminta segera melaporkan kepada aparat kewilayahan apabila terjadi kejadian serupa agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. (JroBudi)