MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

KABAR DAERAH

12 November 2025,    16:44 WIB

Blora Siapkan Strategi Bertahan Hadapi Pemangkasan TKD Rp 370 Miliar


AndiZ

Blora Siapkan Strategi Bertahan Hadapi Pemangkasan TKD Rp 370 Miliar

Istimewa

Blora-Mediaindonesianews.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menyiapkan langkah strategis menghadapi proyeksi penurunan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat pada tahun anggaran 2026 sebesar Rp 370 miliar. Meski menghadapi tekanan fiskal yang besar, Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, M.Si, menegaskan bahwa pelayanan publik akan tetap menjadi prioritas utama.

“Kita akan melakukan evaluasi dan penyesuaian di RAPBD 2026. Pengurangan TKD ini cukup besar, sekitar Rp 370 miliar. Tapi saya tegaskan, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu,” kata Arief saat memimpin apel pegawai di halaman Kantor Bupati Blora, Rabu (12/11).

Bupati Arief menyebut tahun 2026 sebagai “tahun prihatin” bagi keuangan daerah. Namun ia menegaskan bahwa semangat kerja ASN tidak boleh ikut menurun. Arief mengingatkan jajaran birokrasi agar tetap solid, efisien, dan kreatif dalam mencari solusi pembiayaan alternatif tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat.

“Kita harus bijak dalam menyusun anggaran. Fokus pada program prioritas dan efisiensi dalam kegiatan yang tidak terlalu penting. Tahun depan bukan berarti kita berhenti membangun, tapi menata ulang strategi,” tegasnya.

Apel pagi tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Hj. Sri Setyorini, Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, para Asisten dan Staf Ahli, serta seluruh Kepala OPD, Camat, dan ASN di lingkungan Pemkab Blora.

Meski menghadapi ancaman penurunan anggaran, Arief memastikan bahwa pembangunan infrastruktur — terutama jalan, jembatan, drainase, dan penerangan umum — tetap menjadi prioritas, mengingat dampaknya yang besar terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

“Masyarakat menaruh harapan besar pada perbaikan infrastruktur. Jadi, kita akan tetap lanjutkan pembangunan jalan dan jembatan dengan berbagai skema pembiayaan ke depan,” jelasnya.

Selain infrastruktur, sektor pendidikan dan kesehatan juga tetap menjadi perhatian utama pemerintah daerah karena keduanya merupakan fondasi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menutup arahannya, Bupati Arief mengajak seluruh ASN untuk menanamkan nilai integritas dan pengabdian dalam setiap pekerjaan.

“Saya minta semua ASN bekerja dengan hati. Layani masyarakat sepenuh hati, dan jadikan pekerjaan ini sebagai bentuk ibadah. Itu yang akan menjaga semangat kita, bahkan di masa sulit,” ujarnya.

Saat ini, efisiensi menjadi fokus utama Pemkab Blora. Arief menegaskan bahwa kegiatan seremonial, rapat berbiaya tinggi, dan program nonstrategis akan dikaji ulang. Sementara itu, anggaran akan diarahkan lebih besar pada layanan dasar dan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dengan strategi penghematan dan penataan anggaran tersebut, Pemkab Blora berharap tetap mampu menjaga stabilitas pembangunan daerah, melindungi pelayanan publik, dan mempertahankan kepercayaan masyarakat di tengah tekanan fiskal yang berat. (AndiZ)