MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

KABAR DAERAH

06 November 2025,    19:28 WIB

Pohon Tumbang di Pura Segara Dalem Ped, Satu Pemedek Tewas


Jro Budi

Pohon Tumbang di Pura Segara Dalem Ped, Satu Pemedek Tewas

Istimewa

Klungkung-Mediaindinesianews.com: Suasana persembahyangan di Pura Segara Dalem Ped, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, mendadak berubah menjadi kepanikan. Sebuah pohon gepah berukuran besar tumbang dan menimpa rombongan pemedek (umat.red) yang tengah melintas, Kamis (6/11), sekitar pukul 10.30 Wita.

Pohon Tumbang di Pura Segara Dalem Ped, Satu Pemedek Tewas

Peristiwa tragis ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan lima lainnya luka-luka. Korban meninggal diketahui bernama Ni Ketut Suarti (64), warga Dusun Swelagiri, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan saat dalam perjalanan menuju RS Gema Santi Nusa Penida akibat luka berat di bagian kaki.

Lima pemedek lain yang mengalami luka-luka masing-masing adalah I Wayan Lilar (65), Ni Kadek Rumiani (36), Sunarmi Liaturrofiah (20), I Wayan Sudiasa (40), dan Ni Luh Dewiantari (22). Seluruh korban telah dievakuasi ke RS Gema Santi untuk mendapatkan perawatan intensif, dan kondisi mereka kini dilaporkan stabil.

Salah satu pemangku pura setempat menjelaskan, rombongan berjumlah 12 orang asal Desa Aan datang untuk sembahyang di Pura Segara Dalem Ped. Saat melintas di depan pura, pohon tua tiba-tiba tumbang tanpa disertai hujan atau angin kencang. Dugaan sementara, batang pohon telah rapuh akibat usia tua.

Pohon Tumbang di Pura Segara Dalem Ped, Satu Pemedek Tewas

Mendapat laporan tersebut, Bupati Klungkung I Made Satria langsung bergerak cepat meninjau lokasi dan menginstruksikan BPBD Klungkung untuk melakukan pembersihan serta penebangan pohon berpotensi bahaya di area sekitar pura.

“Saya sangat prihatin atas kejadian ini. Saya sudah tugaskan BPBD untuk segera melakukan pemotongan pohon dan ranting-ranting yang membahayakan. Langkah ini agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” ujar Bupati Satria di lokasi kejadian.

Petugas BPBD dibantu aparat kepolisian, TNI, dan masyarakat setempat segera mengevakuasi korban serta membersihkan reruntuhan pohon yang menutup sebagian area pura. Pemerintah daerah juga menyiapkan langkah tindak lanjut berupa pemetaan pohon berisiko tumbang di kawasan padat aktivitas keagamaan.

Peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat dan pengelola pura untuk lebih waspada terhadap kondisi pohon-pohon tua di area tempat suci, terutama menjelang puncak hari-hari besar keagamaan saat jumlah pemedek meningkat. (JroBudi)