KABAR DAERAH
Istimewa
Blora-Mediaindonesianews.com: Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 secara resmi ditutup oleh Dandim 0721/Blora Letkol Inf Agung Cahyono, S.Sos., M.Han., dalam upacara di Desa Muraharjo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (6/11).
Kegiatan lintas sektoral ini menjadi bukti nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pemerataan pembangunan di pedesaan sekaligus memperkuat ketahanan nasional berbasis masyarakat.
Dalam amanat yang dibacakan Dandim Blora, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan TMMD.
“Kemanunggalan TNI dan rakyat adalah kekuatan utama bangsa. TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan,” tegas Kasad dalam sambutan tertulisnya.
Selama satu bulan pelaksanaan, mulai 8 Oktober hingga 6 November 2025, TMMD Sengkuyung Tahap IV di Desa Muraharjo berhasil menuntaskan seluruh target fisik 100 persen. Capaian fisik meliputi pembangunan jalan makadam sepanjang 450 meter, pembuatan talud 178 meter, serta lima unit plat beton berukuran 5x1 meter.
Selain kegiatan fisik, TMMD juga menyasar pembangunan nonfisik berupa penyuluhan sosial, pendidikan wawasan kebangsaan, serta pelatihan pemberdayaan ekonomi masyarakat bekerja sama dengan instansi pemerintah daerah.
Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian TMMD Tahun Anggaran 2025 yang telah dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia, termasuk wilayah terpencil dan tertinggal.
Upacara penutupan diwarnai dengan penandatanganan naskah serah terima hasil TMMD antara Kodim 0721/Blora dan Pemerintah Kabupaten Blora yang diwakili Kepala Dinas PMD Blora, Yayuk Windrati, S.IP dan sebagai simbol penutupan, Forkopimda melakukan pemukulan kentongan bersama, disaksikan oleh unsur TNI-Polri, ormas, pelajar, dan tokoh masyarakat setempat.
Dandim Letkol Inf Agung Cahyono menegaskan bahwa TMMD bukan semata program pembangunan, melainkan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat.
“Melalui TMMD, TNI membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan, memperkuat ketahanan sosial, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat desa,” ujarnya.
Acara turut dihadiri Ketua TP PKK Blora Hj. Ainia Shalichah Arief Rohman, Ketua DPRD Blora Mustofa, perwakilan Kapolres Blora, Kajari Blora, Kepala Pengadilan Agama, serta Forkopimcam Kunduran.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan lapangan dan pemotongan pita peresmian hasil pembangunan TMMD, disambut antusias oleh warga. Kehadiran seluruh elemen masyarakat menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan pemerataan pembangunan hingga pelosok negeri. (AndiZ)