MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

BREAKING NEWS

21 Agustus 2026,    23:25 WIB

Umpan Balik Penilaian Kompetensi ATR/BPN Jadi Dasar Pengembangan Karier dan Penguatan SDM


Tim Red

Umpan Balik Penilaian Kompetensi ATR/BPN Jadi Dasar Pengembangan Karier dan Penguatan SDM

istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui pemanfaatan hasil penilaian kompetensi pegawai. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Umpan Balik (Feedback) Pemetaan Kompetensi Pegawai yang digelar di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Rabu (19/8).

Kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut penilaian kompetensi yang telah dilakukan terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian ATR/BPN, termasuk pegawai yang mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) 2025.

Kepala Pusat Penilaian Kompetensi, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) ATR/BPN, Heri Mulianto, mengatakan hasil penilaian kompetensi telah dimasukkan ke dalam SINTEN (Sistem Informasi Kompetensi).

Menurutnya, sesi umpan balik memberikan kesempatan kepada pegawai untuk mengetahui kemampuan yang telah dimiliki sekaligus mengidentifikasi kompetensi yang masih perlu ditingkatkan.

“Hasil penilaian kompetensi sudah kita masukkan ke dalam SINTEN. Sesi feedback ini menjadi momentum yang baik untuk mengetahui arah pengembangan ke depan,” ujar Heri.

Ia menjelaskan, pemetaan mencakup sejumlah aspek, antara lain kompetensi manajerial, sosial kultural, serta kompetensi teknis. Hasil tersebut kemudian dapat digunakan pegawai untuk mengetahui kesenjangan antara kompetensi yang dimiliki dengan standar kompetensi yang dipersyaratkan dalam jabatannya.

“Jadi bukan hanya melihat kondisi kita saat ini, tetapi juga melihat apa yang akan kita tuju dan apa yang harus kita lakukan untuk menuju ke sana,” katanya.

Heri menambahkan, hasil feedback akan menjadi salah satu dasar penyusunan Individual Development Plan (IDP). Dengan demikian, pengembangan pegawai dapat diarahkan berdasarkan kebutuhan masing-masing individu, baik melalui pelatihan maupun bentuk pengembangan kompetensi lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, pegawai mengikuti sesi one on one bersama asesor aparatur untuk mendapatkan penjelasan mengenai hasil penilaian kompetensi masing-masing.

Sebanyak 18 pegawai mengikuti sesi feedback pada 19 Agustus 2026. Sementara itu, sebanyak 13 pegawai lainnya dijadwalkan mengikuti sesi serupa pada 20 Agustus 2026.

Sementara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian ATR/BPN, Budi Santosa, menilai feedback penilaian kompetensi memiliki peran penting dalam mendukung transformasi organisasi.

Menurut Budi, hasil pemetaan kompetensi menjadi semakin relevan seiring dengan perubahan struktur organisasi Kementerian ATR/BPN, termasuk penerapan Organisasi Berbasis Wilayah di sejumlah Kantor Pertanahan (Kantah).

“Ini jadinya Kepala Seksi di Kantah terbagi ke dalam enam wilayah sesuai kapasitas dari Kantah masing-masing. Ini bisa menjadi momentum dalam mempersiapkan kebutuhan tersebut melalui penilaian kompetensi pegawai,” ujar Budi.

Penerapan Organisasi Berbasis Wilayah sendiri telah diluncurkan pada 17 Agustus 2026 di Kantah Kota Administrasi Jakarta Barat sebagai bagian dari transformasi organisasi Kementerian ATR/BPN.

Melalui pemetaan kompetensi dan pemberian umpan balik tersebut, Kementerian ATR/BPN berupaya memastikan penataan organisasi berjalan seiring dengan kesiapan SDM. Langkah itu diharapkan mampu menempatkan pegawai sesuai kompetensi serta kebutuhan organisasi sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat. (red)