MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

BREAKING NEWS

23 April 2026,    08:46 WIB

Banjir Bandang Landa Simangumban, Pemkab Taput Evakuasi Warga


LS

Banjir Bandang Landa Simangumban, Pemkab Taput Evakuasi Warga

Istimewa

Taput-Mediaindonesianews.com: Banjir bandang menerjang Kecamatan Simangumban, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, Rabu (22/4) sekitar pukul 18.30 WIB, menyusul hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari.

Banjir Bandang Landa Simangumban, Pemkab Taput Evakuasi Warga

Dua desa terdampak dalam peristiwa ini, yakni Desa Simangumban Julu dan Desa Aek Nabara. Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Utara mencatat sebanyak 35 unit rumah warga mengalami rusak sedang, sementara tiga unit rumah dilaporkan hanyut terbawa arus.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Tapanuli Utara, Binhot Aritonang, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, satu warga mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.

“Intensitas hujan yang sangat tinggi sejak sore hari menyebabkan debit air sungai meningkat drastis hingga meluap ke permukiman warga,” ujar Binhot, Rabu malam.

Merespons kejadian itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui tim gabungan bergerak cepat menuju lokasi. Tim terdiri dari BPBD, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) dan Lingkungan Hidup (Lindup), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, unsur kecamatan, Forkopimca Simangumban, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Evakuasi dilakukan terhadap warga terdampak ke lokasi yang lebih aman. Untuk sementara, pengungsian dipusatkan di Gereja GKPA Simangumban dan Kantor Desa Aek Nabara.

Selain itu, kondisi di lokasi dilaporkan mengalami pemadaman listrik. Tim gabungan juga telah berkoordinasi untuk melakukan langkah lanjutan pada Kamis (23/4), termasuk pendirian posko penanganan bencana, pembangunan dua unit dapur umum, serta pengerahan alat berat guna membersihkan material banjir, termasuk yang menutup ruas jalan lintas Sumatera.

BPBD mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah perbukitan, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.

“Segera laporkan ke perangkat desa atau BPBD jika melihat tanda-tanda bahaya,” kata Binhot. (LS)