MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

BREAKING NEWS

18 Februari 2026,    14:15 WIB

Dari Pesisir Serangan, Sinergi Nelayan–TNI AL Perkuat Rantai Pasok Ikan Nasional


Jro Budi

Dari Pesisir Serangan, Sinergi Nelayan–TNI AL Perkuat Rantai Pasok Ikan Nasional

Istimewa

Denpasar-Mediaindonesianews.com: Kolaborasi TNI Angkatan Laut dengan nelayan lokal di Serangan tak hanya soal pendampingan keamanan laut, tetapi juga strategi memperkuat rantai pasok perikanan nasional dari hulu ke hilir guna menjaga stabilitas pangan laut. Upaya tersebut dimulai oleh Kerjasama strategis antara Kelompok Nelayan Samudra, Serangan Bali dengan TNI Angkatan Laut melalui pendampingan terpadu yang menyasar peningkatan produksi, infrastruktur, hingga pemasaran hasil tangkapan nelayan.

Dari Pesisir Serangan, Sinergi Nelayan–TNI AL Perkuat Rantai Pasok Ikan Nasional

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kelompok Nelayan Samudra dan Komandan Pangkalan TNI AL Bali, Kolonel Laut (P) Cokorda Gede Parta Pemayun, SH., M.Sc., M.Tr.Hanla, Selasa (18/2).

Ketua Kelompok Nelayan Samudra, I Made Mada, menyampaikan bahwa sinergi ini menjadi jawaban atas persoalan klasik nelayan, terutama terkait efisiensi produksi dan kepastian pasar.

“Selama ini hasil tangkapan sering bergantung pada kondisi cuaca dan fluktuasi harga. Dengan pendampingan TNI AL, kami berharap distribusi lebih tertata dan nilai jual ikan semakin stabil,” ujarnya.

Dari Pesisir Serangan, Sinergi Nelayan–TNI AL Perkuat Rantai Pasok Ikan Nasional

Kolonel Laut (P) Cokorda Gede Parta Pemayun menegaskan bahwa keterlibatan TNI AL tidak hanya berfokus pada aspek keamanan laut, tetapi juga mendukung kebijakan nasional dalam memperkuat ketahanan pangan, sejalan dengan visi Prabowo Subianto.

“Ketahanan pangan laut harus dimulai dari nelayan. Jika nelayan kuat, maka pasokan ikan nasional juga akan terjaga,” tegasnya.

Ruang lingkup kerja sama meliputi pelatihan peningkatan kapasitas nelayan, modernisasi sarana dan prasarana perikanan, penguatan sistem penyimpanan ikan, hingga perluasan akses pemasaran melalui jejaring pemerintah daerah dan sektor swasta.

Melalui kolaborasi ini, nelayan di Serangan optimistis mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat posisi mereka dalam rantai pasok perikanan nasional. Program ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara aparat negara dan masyarakat pesisir dalam menjaga ketersediaan pangan laut Indonesia. (JroBudi)