MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Rekan-rekan sebangsa dan setanah air, mari bangkit membangun diri dan bangsa melalui MediaIndonesiaNews.com, sukes menanti kita semua. Peluang bebas hambatan menjadi Wartawan yang punya otoritas mengelola koran online MediaIndonesiaNews.com sesuai kabupaten/kotanya. Hubungi Pimred di WA : 087821998769

KABAR DAERAH

19 Agustus 2018,    15:07 WIB

Advokat Alumni UII Dukung Mahfud MD Bongkar Kasus Korupsi Muhaimin


Rudi Hartawan

Advokat Alumni UII Dukung Mahfud MD Bongkar Kasus Korupsi Muhaimin

Yogyakarta - Testimoni Mahfud MD terkait kasus kardus durian melibatkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar membuka peluang kasus dugaan suap di lingkungan Kemenakertrans itu dibuka kembali.

Para advokat dari alumni Universitas Islam Indonesia mendesak Mahfud mengungkap kasus-kasus korupsi atau pelanggaran pidana yang diduga dilakukan oleh Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Selain Cak Imin , mantan Ketua MK itu membuka pula pihak lainnya yang menggunakan PBNU sebagai tempat menelikung Mahfud MD.

"Kami mendukung Pak Mahfud mengungkap nama-nama yang disebut itu. Kami juga memiliki dokumennya. Silakan buka dan kami akan back-up," kata Kordinator Advokat UII, Ari Yusuf Amir dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (16/8).

Pria yang pernah santer namanya menjadi bacawapres Jokowi ini sebelumnya membuka cerita terkait penyelamatan menteri sekaligus kader NU yang terseret kasus korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kasus menteri terseret kasus kardus duren. Saya ingat, ketika waktu di berada di Mekkah, pagi-pagi subuh, Pak Aqil Siroj menelepon saya dan berbicara ''Pak Mahfud Pak Mahfud Tolong, sesama kader NU tolong ini diselamatkan, nanti NU bisa rusak ini kalau kena'," kenang Mahfud MD ketika berbicara di acara Indonesia Lawyers  Club (ILC), pekan ini (Selasa, 14/8).

Komisi Pemberantasan Korupsi ketika itu mengusut perkara suap di lingkungan Kemenakertrans, di mana Muhaimin Iskandar alias Cak Imin merupakan menterinya.

Kasus 'kardus durian' ini diketahui sempat menyeret nama-nama orang besar, salah satunya yakni mantan Menakertrans Muhaimin Iskandar alias Cak Imin

Uang suap tersebut ditempatkan di sebuah kardus durian, maka munculah istilah kasus suap Durian.